Sabtu, 12 April 2014

Jagongan Wagen edisi April 2014


Ruang Presentasi Padepokan Seni Bagong Kussudiardja dengan gembira mengajak rekan semua untuk Njagong di Jagongan Wagen Edisi April 2014 :

NGGARAP(i) Kenyataan

Hari/Tanggal : Sabtu/26 April 2014
Waktu Njagong : 19.30-selesai
Tempat : Padepokan Seni Bagong Kussudiardja. Dusun Kembaran RT 04/ RW 05 Bantul, DI Yogyakarta

Seniman:
1. Anggit Wirasta.
2. Agatha Megumi
3. Ayu Rahayu.
4. Beni Sanjaya.
5. Sekar Ayu

Tulisan Kuratorial:

N: “Eh Cin, kamu percaya nggak, kalau manusia itu punya kenyataan sejak lahir? Percaya nggak?”
T: “Ya iyalah Cin, gitu aja pakai ditanya, ya jelas percaya lah!”

N: “Kok bisa percaya? Coba Cin jelasin!”
T: “ Gini ya, kenyataan itu kan hadir bersama bekerjanya indera penglihatan, indera pendengaran, indera peraba, indera penciuman dan indera perasa yang dianugerahkan sejak kita lahir dan dengan setia memproduksi peristiwa-peristiwa yang tak terelakkan dalam diri manusia.”

N: “Busyet, bahasanya canggih banget. Aku juga bisa Cin. Gini ya. Aku sepakat sama kamu, aku tambahin. Peristiwa-peristiwa tersebut menjelma menjadi sumber kenyataan yang mengesankan sekaligus mampu menjadi sumber kenyataan yang selain mengesankan.”
T: “Mengesankan selain mengesankan itu tergantung pada bagaimana kita menggarap kenyataan itu Cin. Iya nggak? “

N: “Weis..kita berdua emang oke banget Cin, kalau kita mau menggarap kenyataan yang senyata-nyatanya bisa dinyatakan oleh yang menggarap kenyataan, maka nyatalah yang diggarap oleh yang menggarap kenyataan, sehingga yang digarap tergarapi dengan nyata oleh yang menyatakan…yang..yang..yang.. “
T: “beuh..beuh…beuh…Anda benar-benar menghayati dalam menggarapi kenyataan saudara! Gokil abisss… Aku kasih tahu ya, sesungguhnya keberanian untuk gokil itulah yang dibutuhkan untuk menggarap(i) kenyataan.”

N: “Ya iyalah, hidup Gokil! Eh Cin, setelah hampir dua minggu kita Nggarap(i) Kenyataan bersama lima seniman hebat di Jagongan Wagen, aku jadi merasa hidupku ini menjadi berwarna merah, maksudnya menyala, membakar, dan selalu bersemangat karena…..”
T: “Cukup!!! Aku tahu yang kamu rasakan Cin, karena itu pulalah yang aku rasakan. Nggarap(i) Kenyataan membuat hidupku jadi lebih hidup. Jadi ya Cin, marilah…”

N & T: “KITA NGGARAP(I) KENYATAAN!” (muka merah menyala)

Kurator
Nunung Deni Puspitasari
Tita Dian Wulansari

Tidak ada komentar: